selalu saja, jantungku berdetak saat kau ada disisiku
saat kau jauh, selalu saja ada rindu untukmu
tak pernah aku merasa sia-sia
membiarkan kerinduanku tunduk hanya untuk satu namamu
aku rela dan akan terus melakukannya
lagi dan lagi meski tak harus sempurna
kuakui perasaan itu akhirnya luruh dengan sederhana
begitu saja dan tiba-tiba
aku cinta kamu, itulah kenyataannya
ceritakan kepadaku, siapa aku ini dihatimu?
apakah aku ini hadir untuk cintamu dengan ketulusan?
atau sekadar mengumbar kata-kata basi?
biarkan keluguan rasamu yang menjawabnya, jujur
aku yang selalu menunggu
dalam dambanya semu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.