. . k a m u . .
tanpa izin, tanpa ngomong perasaaan itu ada. setiap aku bertemu kamu, kamu tau betapa hebatnya perlawanan antara hati dan tindakkanku? perlawanan itu seperti bertempur dan saling melemparkan bom-bom yang diluncurkan oleh meriam, kamu tau apa efeknya, membuat wajahku memerah. andai aku bisa mengatur dengan baik emosiku, pasti akan selalu aku manfaatkan setiap detik saat kamu berada didekatku. hanya saja, perasaanku tak semudah membalikkan telapak tangan untuk kamu baca dan kamu lihat. aku tak tau bila aku akan jatuh cinta kepadamu. jika saja bisa memilih mungkin aku akan memilih menyukaimu sebagai sahabat, tapi ternyata menyukaimu itu melebihi sahabat. aku selalu sadar akan perasaanku, hanya saja perasaanku tak pernah sadar dan itu yang membuatku selalu diam untuk menyukaimu. kamu tau hal yang paling menyedihkan saat ini, aku tidak mempunyai keberanian untuk bisa mengungkapkan bahwa aku menyukaimu.
terimakasih telah diizinkan menyukaimu
meski kamu tak pernah tau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.