"Apa yang akan kau ucapkan saat hatimu tak bisa lagi berlari dari nyata? Selalu berpihak pada mimpi yang kau yakini suatu saat akan menghadirkan getar bahagia untuk harimu..."
Dan ternyata,
semua masih sama.
semua masih semu...
satu cinta
yang kau puja tetap saja tak sejalan dengan maunya hati. setia yang
menggantungkan segala harapan yang kau ikat hanya menuai semu mendung yang
membisu tanpa kata.. diam, sunyi, dan letih...
hati yang kau
pilih untuk kau singgahi, hanya menibarkan bendera hampa. sekejap saja, luruh
menyapa dan secuil senyum tumpah tak memberikan jawaban apa-apa..
masih sama..
sepotong kebersamaan bersemu pada puncaknya, dipersimpangan.. selebihnya adalah
nol..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.