aku cinta tapi aku benci
aku benci tapi aku suka
aku suka tapi aku ingkar
aku ingkar tapi aku merasakan getar
getar yang selalu mengusik segalanya,
dan tak ada keasingan
saat mata terbuka,
ada damba lagi yang kurajut dalam angan
mimpi tak berwujud nyata
dia datang dengan pesona barunya
dan hanya menyisakan secuil bahagia
"yang tertunda"
siapa "dia"?
aku tau tapi tak mengerti
kalau dia bayangan dalam angan mimpi
tapi mengapa dia terasa "begitu dekat"
dia seperti nyata dalam genggaman
dia seperti hidup dalam angan
dia seperti pengusik sendiriku
hanya "sepertinya..."
~ ditulis saat sibuk, ini sebuah perasaan yang tercurah
mengalir begitu saja sesuai alurnya ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.