sebab apa kau pergi, sebab apa kau biarkan aku sendiri
itu adalah sebab kau tak yakin pada ku, pada cinta KITA
Atas dasar apa kau pergi begitu saja, ada alasan pasti tetapi tak jelas untuk ku cerna artinya. Mungkin akan mudah menjadi kau yang pernah mengalami rasa seperti itu, lalu bagaimana dengan ku yang baru kali pertama mengerti dan mengalami rasa yang begitu indah tetapi akhirnya hambar bahkan luka yang diberi garam pun harus ku rasa. Kau yang selalu meyakinkanku dengan semua sikap bahkan tatapan teduh itu, tetapi kau pula yang menjatuhkanku dengan sikap yang menurutku "bodoh". Hei, kau itu laki-laki sudah bisa menentukan apa yang terbaik untuk hidupmu dan alasanmu tak masuk akal untuk kau ucapkan kepada perempuan seperti aku. Sebuah alasan yang ku dengar, ku cerna bahkan ku terima juga akhirnya. Ahh, tak patut aku percaya kau lagi. Kau merusak segalanya, segala kepercayaan tentang cinta yang ku agungkan artinya "DULU". Aku begitu merasa bodoh, bagaimana bisa kau hancurkan seluruh cinta yang selalu ku jaga keberadaannya. Aku mengikuti kemauanmu, hanya saja kau yang tak mengerti kemauanku.
Seingatku, kau yang mengajariku untuk menunggu. Kau yang menunggu bagaimana hatiku luluh dan kau bisa menjamahnya. Kau yang menunggu bukan dalam jangka waktu yang singkat, sampai akhirnya bisa ku pastikan bahwa kau yang pertama dan terbaik untukku saat itu. Tetapi aku salah, pada suatu saat pun ketakutan yang telah aku bayangkan menjadi jelmaan nyata. Hanya kata "jarak" itu yang membuatmu resah akan setianya cinta yang ku jaga. Apa aku patut memberontak dan menumpahkan amarahku kepadamu? Jika saja itu bisa ku lakukan, pasti aku tidak akan sekuat saat ini. Hanya orang bodoh yang menumpahkan amarahnya kepada orang yang betul-betul membuatnya memasuki dunia cinta. Dan aku termasuk orang pintar karena hanya terdiam, menerima, dan memberontak dikesunyian.
"aku ikhlas, demi kau
kau yang membuatku jatuh cinta dan jatuh kedalam luka cinta"
- cerita yang penulis angkat dari pengalaman sahabat terbaiknya -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.